3+ Cara Penulisan Footnote Dari Jurnal yang Benar

Penulisan Footnote Dari Jurnal

3+ Cara Penulisan Footnote Dari Jurnal yang Benar – Penulisan footnote dari jurnal menjadi hal yang penting dan harus dilakukan dalam menulis sebuah karyawan ilmiah ataupun tulisan penting lainnya. Pasalnya footnote atau catatan kaki merupakan suatu catatan untuk menuliskan sumber kutipan dari sebuah artikel. Biasanya footnote terletak di bagian paling bawah halaman artikelnya. Fungsi dari footnote sendiri sebenarnya cukup sederhana.

Adapun fungsinya yaitu sebagai sumber informasi lanjutan yang lebih jelas atau detail dari kutipan. Catatan kaki ini begitu diperlukan dalam suatu penulisan artikel, terutama artikel yang isinya lebih banyak mencantumkan berbagai kutipan dari sumber manapun. Mencantumkan sumber ataupun referensi dari kutipan yang dipakai adalah sebuah kewajiban agar artikel buatan Anda dianggap kredibel.

Mengetahui Penulisan Footnote Dari Jurnal yang Baik dan Benar

Penulisan Footnote Dari Jurnal

Sebenarnya penulisan footnote dari jurnal yang baik dan benar dapat dipraktekkan dengan mudah oleh siapa saja, terutama bagi mereka yang tengah menyusun suatu karya tulis. Dengan begitu, karya tulis yang Anda buat bisa dibaca lebih jelas dan dapat dipertanggung jawabkan kredibilitasnya. Selain itu, footnote juga memungkinkan Anda terhindar dari tuduhan plagiasi atau plagiat atas karya tulisan orang lain.

Bagi Anda yang berkecimpung dalam kegiatan tulis menulis maupuns urat menyurat, memahami bagaimana cara menulis footnote akan memudahkan dalam melakukan pekerjaan tersebut. Pengetahuan yang berkaitan dengan penulisan footnote ini tak hanya berguna untuk Anda di ruang lingkup pendidikan atau akademik, melainkan bagi semua orang yang berkutat di bidang administrasi maupun persuratan.

Untuk cara penulisan footnote dari jurnal selengkapnya bisa Anda simak di bawah ini.

1.      Menyelesaikan Tulisan

Cara membuat atau menulis footnote dari jurnal yang pertama adalah menyelesaikan tulisan Anda. Footnote biasanya dicantumkan sesudah satu gagasan dari sumber yang selesai ditulis. Setelah gagasan di kalimat yang Anda rujuk sudah selesai ditulis, baru berikan tanda berupa angka yang dipangkatkan di atas tepat di akhir kalimat tersebut. Angka yang digunakan biasanya angka Arab yakni 1, 2, 3, 4, dan seterusnya tepat sesudah titik dari kalimat yang dituliskan.

2.      Memberikan Tujuh Ketukan Ketika Menulis Footnote

Cara penulisan footnote dari jurnal berikutnya yaitu memberikan tujuh ketukan spasi pada nomor agar lebih menjorok kedalam. Tetapi ketentuan tersebut sifatnya opsional dan bisa saja berbeda tergantung panduan penulis atau kebijakan dari kampus ataupun instansi Anda.

3.      Menulis Footnote Sesuai Unsur

Agar bisa menulis footnote dari jurnal yang baik, Anda perlu mengikuti unsur-unsur penulisan pada footnote tersebut. Adapun unsur-unsur penulisan footnote yang baik mulai dari nama penulis atau pengarang, judul tulisan yang dikutip, tahun terbit, dan terakhir nomor halaman kutipan.

4.      Jarak Antar Nomor Tidak Perlu Jauh

Terakhir dalam cara penulisan footnote dari jurnal yang benar yaitu, memberikan jarak tidak terlalu jauh. Jika Anda ingin mengatur spasi di bagian footnote jurnal, berikan jarak satu spasi saja sudah cukup.

Ketentuan Penulisan Footnote

Penulisan Footnote Dari Jurnal

Ada sejumlah hal yang harus Anda perhatikan sebelum menulis footnote, antara lain:

  • Memastikan unsur footnote telah terpenuhi
  • Nomor penanda footnote sedikit diangkat ke atas
  • Nama pengarang sesuai nama aslinya dan tak perlu mencantumkan gelar atau pangkat
  • Judul buku referensi dicetak miring
  • Cantumkan semua sumber walaupun ditulis oleh dua orang atau lebih

Fungsi Footnote

Penulisan Footnote Dari Jurnal

Selain memahami bagaimana cara penulisan footnote dari jurnal yang baik dan benar, tidak ada salahnya Anda juga mengetahui fungsi dari pembuatan atau menulis footnote tersebut. Semua fungsi footnote sendiri begitu diperlukan terutama dalam penulisan kutipan di sebuah karya tulis. Berikut ini ada beberapa fungsi dari footnote atau catatan kaki yang perlu Anda pahami:

1.      Sebagai Bukti

Adanya footnote berupa kutipan dari pernyataan ataupun data yang terlampir di sebuah karya tulis, maka dapat memberikan penjelasan kepada para pembaca tentang karya tulis tersebut. Oleh karenanya, harap pastikan kutipan yang diambil untuk menjadi footnote sesuai tulisan aslinya.

2.      Memperluas Pembahasan Karya Tulis

Dengan penulisan footnote dari karya ilmiah yang baik dan benar pada pembahasan Anda, maka nantinya memperluas pembahasan yang dapat pembaca pelajari.

3.      Sebagai Pelengkap Informasi

Footnote memungkinkan para pembaca bisa mencari informasi lebih luas dari yang dibahas atau lebih terperinci tentang pembahasan tersebut.

4.      Petunjuk dan Keterangan

Fungsi dari catatan kaki yang terakhir yakni sebagai keterangan dan petunjuk untuk memberikan lampiran tentang data, pernyataan, atau fakta-fakta tertentu. Dengan begitu, pembaca bisa belajar tentang halaman, persoalan, sub bab, dari artikel itu.

Baca Juga:

5 Rekomendasi Aplikasi untuk Menulis di Laptop Terbaik

Itulah pembahasan seputar penulisan footnote dari jurnal yang perlu Anda pahami sekarang juga sebelum menulis catatan kaki. Dengan begitu, karya tulis ilmiah Anda dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan terhindar dari plagiasi.